Popular

Kamis, 10 Juni 2010

BAGAIMANA TANDA-TANDA SESEORANG MENGALAMI MENOPOUSE


Hukum alam : setiap manusia akan tua dan usia harapan hidup wanita dari tahun ke tahun akan semakin bertambah. Dikatakan pada tahun 2000 usia harapan hidup wanita mencapai kurang lebih 80 thn dan pada wanita berusia lanjut bertambah.Menopause sering diartikan salah, tetapi Menopouse ini merupakan titik awal menurunnya fungsi wanita dan merupakan “Masa senja” dalam kehidupan wanita.
Pada 3 dekade mendatang Penduduk umur lebih dari  60 thn (lansia) akan meningkat pada :
- negara maju : 59%
- negara berkembang : 159%
- Tahun 2020 akan mencapai lebih 1 milyar jiwa
MENURUT WHO
WANITA UMUR 50 THN
- THN 1990 mencapai 467 JUTA JIWA
- THN 2020 mencapai 1,2 MILYAR JIWA

USIA HARAPAN HIDUP
- NEGARA BERKEMBANG : 50-60 THN
- NEGARA MAJU : 70-80 THN

BIRO PUSAT STATISTIK
THN 1997
INDONESIA 201,4 JUTA
WANITA : 100,9 JUTA
UMUR 50 THN : 14,3 JUTA

THN 2000
WANITA 50 THN mencapai 15,5 JUTA

Tahukah Anda..Apa yang terjadi saat menopouse ????
Menopause berasal dari bahasa Yunani
Mensis = bulan
Poresis = berhenti
Berhentinya menstruasi oleh karena hilangnya fungsi ovarium sehingga habis folikel /sel telur

Menopause pada umumnya terjadi pada usia 40 - 50 tahun, dan bisa juga terjadi pada keadaan sbb :
1. Menopause prekoks (premature)oleh karena Penyakit menahun (anemia berat, TBC),Radiasi,Operasi pengangkatan kedua ovarium,Gangguan peredaran darah ovarium
2. Menopause yang terlambat (haid  lebih dari 52 thn) oleh karena :Mioma uteri, Tumor ovarium (Ca. Endomterium (95,5 % pada usia 45 - 59 thn)
Menurut Lauritzen keluhan Menopouse terdiri atas 3 fase yaitu :
1.Fase pra menopause
Gangguan haid :Oligomenorea
Poligomenorea
Hipo/hipermenorea
Metroragia

2. Fase peri menopause
Sindrom menopause :
Panas,Lekas lemah
keringat, Mudah tersinggung
Rasa takut,Nyeri tulang otot
Tegang,Sakit kepala
Susah tidur,Jantung berdebar-bedar
Gugup,Kesemutan tangan / kaki

3. Fase pasca menopause :Pengaruh sistem urogenital(perkemihan)
Atrofi vulva / vagina (atrofi ialah pengecilan organ)
Mudah infeksi
Dyspareunia (terasa panas saat buang air kecil)
Atropi otot dasar panggul :Vesicocele,Rectocele,Prolapsus uteri

Apa saja Perubahan Organik saat Menopouse
 Organ reproduksi
1.Saluran tuba mengalami penipisan
2.Rahim mengecil dan endometrium menipis
3.Servix mengerut dan berselubung dengan vagina (saluran memendek &menyempit)
4.Vagina :Elastisitas berkurang,Lipatan-lipatan berkurang,Dinding menipis &mudah luka
5.Vulva : jaringan lemak berkurang sehingga terjadi pengurangan lipatan bibir kemaluan
6.Otot dasar panggul atropi dan terjadi prolapsus uteri
7.Korpus perineum / lubang dubur mengalami atropi dan terjadilah  inkontinensia alvi
8.Dinding kandung kencing atropi
9.Payudara datar dan kendur
10.Konsekuensi kronis yaitu kekurangan estrogen dapat menyebabkan Osteoporosis
dan Penyakit kardiovaskuler & stroke


Kenali Tanda-tanda awal menopouse
1. Menstruasi tidak teratur
2. Jumlah darah haid banyak/sedikit sekali
3. Merasa pusing sakit kepala
4. Berkeringat banyak

Apa saja Kelainan-kelainan pada saat Menopouse
1. Penurunan fungsi ovarium
2. adanya Pengaruh : Sosial budaya, Ekonomi, Lingkungan, Kesehatan dan Taraf kehidupan
3. Faktor psikologik,seperti hubungan : suami, keluarga, dan masyarakat
40 - 80 % wanita yang mempunyai keluhan

Masalah kejiwaan pada menopouse
a. Berat / ringan keluhan dipengaruhi oleh penurunan aktivitas indung telur,penurunan aktivitas sosio budaya dan lingkungan,serta penerimaan psikologik

b. Keluhan kejiwaan berupa:
Rasa lelah / semangat berkurang
Pusing dan sakit kepala
Sukar tidur
Apatis dan merasa hidup tidak berguna
Kehilangan kemampuan untuk konsentrasi
Rasa hidup tertekan dan depresi
Rasa tegang dan cemas/sesak napas
Perubahan nafsu seksual

Secara psikologik terjadi perubahan pada masa menopause
1. Berhentinya haid : bebas wanita untuk hamil
2. Keluarga telah mapan : suami telah punya kedudukan
3. Perubahan epitel vagina

Bagaimana Tanggapan wanita atas menopause
Reaksi pasif : pasrah : menerima dan tak dapat dielakkan
Reaksi neurosis : penolakan yang keras, ditandai : Rasa cemas, Mudah tersinggung dan Depresi
Reaksi hiperaktif : reaksi penolakan dan seolah-olah mengabaikan dengan perhatian pada pekerjaan dan hoby
Reaksi adekuat : reaksi wajar dialami sebahagian besar wanita dengan emosional sehat

Sumber :  bahan kuliah Prof.Dr.dr.Jhon Rambulangi,Sp.OG (K)
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

mampir comment dulu sodara..