Popular

Kamis, 15 November 2012

SPESIALISASI & KEPRIBADIAN

Credit on Usre's blog. Thanks for these amazing information :)
Temanku, pernahkah kalian berpikir kalo setiap residensi mempunyai tipikal kepribadiannya masing-masing? Ketika saya  mengatakan ahli bedah, orang seperti apa yang kamu bayangkan? Tegas, cepat tanggap, pemimpin, ekstrovert, dan mungkin agresif? Lalu bagaimana jika aku mengatakan internis? Terlalu banyak berpikir, logis, sistematis? Jika pediatrik? hangat, simpatik? Jika kamu berpikir demikian, maka kamu tidak sendirian. Setiap spesialis mempunyai stereotipe kepribadiannya masing-masing. Stereotype tersebut terbentuk dari keadaan yang dihadapi dalam spesialisasi tersebut.
Spesialisasi yang berhubungan dengan kegawatdaruratan akan membentuk watak keras, agresif, dan cepat tanggap. Namun, orang2 di bidang ini kurang memberikan ruang untuk kreativitas karena semuanya terikat protokol. Spesialisasi lain seperti interna dan pediatri akan membentuk karakter sistematis dan simpatik sedangkan spesialisasi yang abstrak seperti psikiatri mempunyai tipikal orang yang kreatif dan imajinatif.
Spesialisasi dan kepribadian merupakan salah satu faktor penting yang menentukan untuk menjadi Dokter yang Baik dan Dokter yang Bahagia. Bayangkan dokter interna yang agresif, do first think latter, atau dokter bedah yang hanya bisa diam ketika melihat perdarahan karena blank. Yang pasti mereka bukan dokter yang baik. Umumnya mereka juga bukan dokter yang bahagia karena suasana kerja mereka tidak sesuai dengan kepribadian mereka. Namun sayangnya kebanyakan dokter tidak memilih spesialisasi berdasarkan kepribadian mereka. Kebanyakan pilihan mereka ditentukan oleh 1. Biaya, 2. Pengalaman saat koas, 3. Dipaksa orang lain (mis. Ortu, suami/istri, teman). Pernahkah kamu mengalami kejadian kamu bermasalah dengan konsulen anak, kamu membencinya. Namun rasa bencimu merambat ke semua hal yang berhubungan dengannya seperti spesialisasinya, karena itu nilai stase anakmu berantakan, dan akhirnya kamu tak akan mau menjadi Sp.A. Atau orang tuamu sangat menginginkan kamu melanjutkan profesi mereka sebagai ahli obgyn. Berdasarkan hal2 tersebut banyak dokter yang tidak baik dan tidak bahagia. Jadi,  ketahui keinginanmu, ketahui dirimu, dan buatlah pilihan yang tepat.

Kembali ke pembahasan awal yaitu tentang kepribadian.  Untuk mengetahui kepribadian seseorang diperlukan analisis. Salah satu metode analisis kepribadian adalah Myer Briggs Type Indicator (MBTI). Indikator ini menghitung 4 dimensi.
Dimensi pertama: bagaimana kamu berhubungan dengan orang lain dan ke mana kamu mengarahkan energimu
·         Introvert: memfokuskan energi dan perhatian pada dunia dalam dirinya sendiri. Menyelami dunia ide, konsep, dan refleksi. Seorang introvert belum tentu seorang yang asosial. Mereka mempunyai kemampuan mendengar dan memperhatikan orang lain yang lebih baik daripada seorang ekstrovert. Mereka menyukai interaksi yang dalam dan erat.
·         Extrovert: menggunakan energi pada dunia luar. Mereka menyukai berhubungan dengan banyak orang dan melakukan out-door activity. Umumnya mereka ekspresif, impulsive, dan spontan.
Dimensi kedua: stimulus apa yang lebih kamu sukai dalam menerima, memproses, dan mengingat informasi.
·         Sensing: mereka menerima informasi sesuai yang diterima oleh lima panca indera mereka. Mereka melihat realitas apa adanya, fokus pada detail dan kejadian sekarang, bergantung pada pengalaman sebelumnya, dan menyimpulkan sesuatu secara literal, hitam putih, ya atau tidak.
·         Intuition: mereka melihat arti, hubungan, dan kemungkinan di balik informasi yang mereka terima. Mereka biasanya imajinatif, kreatif, melihat sesuatu secara keseluruhan, dan memprediksi kemungkinan-kemungkinan di masa akan datang.
Dimensi ketiga menentukan bagaimana kamu menentukan keputusan dan membuat kesimpulan.
·         Thinking: mereka menentukan sesuatu berdasarkan data objektif yang dianalisis secara logis dengan mengesampingkan emosi. Mereka biasanya orang yang tegas dan menjunjung tinggi aturan. Mereka lebih suka memikirkan akibat logis keputusan mereka daripada akibatnya pada orang lain.
·         Feeling: mereka menentukan keputusan berdasarkan data subjektif dan personal. Mereka memikirkan apa akibat keputusannya pada orang banyak. Terkadang keputusan mereka tidak logis sama sekali. Mereka biasanya orang yang simpatik, sensitif, dan halus. Mereka suka membahagiakan orang lain walau merugikan diri sendiri.
Dimensi keempat menentukan bagaimana cara kamu mengatur hidupmu.
·         Judgemental: orang yang serius, sadar waktu, terjadwal, dan melakukan sesuatu berdasarkan rencana yang sudah tertata rapi. Seorang judgermenentukan sesuatu secara cepat dan tegas walau terkadang sempit pemikirannya karena terlalu terikat dengan aturan dan jadwal.
·         Perception: orang yang santai dan let it flow, tidak menyukai jadwal ataupun aturan, melakukan sesuatu secara spontan. Mereka biasanya lebihopen minded, dan lebih toleran dan fleksibel terhadap gangguan eksternal. Namun terkadang mereka tampak seperti pemalas atau orang yang tidak mempunyai pendirian.
Kamu dapat melakukan tes kepribadianmu sendiri di banyak situs internet. Paling mudah ya bertanya pada Mbah Google. Search aja dengan kata kunci Myers-Briggs Type Indicator Test(boleh ditambah kata free kalo mau cari yang gratisan). Situs yang biasanya saya pakai adalah www.similarminds.com atau www.personalitytest.net .  Pilhlah test MBTI atau tes Jung. Saya sendiri adalah tipikal Introverted- Intuition- Feeling-Perception. Orang yang berada dalam dunianya sendiri, mencari hubungan dan makna dari segala sesuatu, menilai sesuatu secara subyektif, mendasarkan keputusan berdasarkan emosi, dan bersikap santai dan let it flow.
Nah setelah tahu apa jenis kepribadianmu. Kamu sekarang dapat memilih berdasarkan tabel di bawah ini:
MEDICAL SPECIALTIES BY TEMPERAMENT
Introverted–Sensing–Thinking–Judging (ISTJ)
Introverted–Intuitive–Thinking–Judging (INTJ)
Dermatology
Psychiatry
Obstetrics-gynecology
Pathology
Family practice
Neurology
Urology
Internal medicine
Orthopedic surgery
Anesthesiology
Introverted–Sensing–Feeling–Judging (ISFJ)
Introverted–Intuitive–Feeling–Perceptive (INFP)
Anesthesiology
Psychiatry
Ophthalmology
Cardiology
General practice
Neurology
Family practice
Dermatology
Pediatrics
Pathology
Introverted–Sensing–Thinking–Perceptive (ISTP)
Introverted–Intuitive–Thinking–Perceptive (INTP)
Otolaryngology
Neurology
Anesthesiology
Pathology
Radiology
Psychiatry
Ophthalmology
Cardiology
General practice
Thoracic surgery
Introverted–Sensing–Feeling–Perceptive (ISFP)
Extroverted–Sensing–Thinking–Perceptive (ESTP)
Anesthesiology
Orthopedic surgery
Urology
Dermatology
Family practice
Family practice
Thoracic surgery
Radiology
General practice
General surgery
Introverted–Intuitive–Feeling–Judging (INFJ)
Extroverted–Sensing–Feeling–Perceptive (ESFP)
Psychiatry
Ophthalmology
Internal medicine
Thoracic surgery
Thoracic surgery
Obstetrics-gynecology
General surgery
Orthopedic surgery
Pathology
General surgery
Extroverted–Sensing–Thinking–Judging (ESTJ)
Extroverted–Intuitive–ThinkingPerceptive (ENTP)
Obstetrics-gynecology
Otolaryngology
General practice
Psychiatry
General surgery
Radiology
Orthopedic surgery
Pediatrics
Pediatrics
Pathology
Extroverted–Sensing–Feeling–Judging (ESFJ)
Extroverted–Intuitive–Feeling–Judging (ENFJ)
Pediatrics
Thoracic surgery
Orthopedic surgery
Dermatology
Otolaryngology
Psychiatry
General practice
Ophthalmology
Internal medicine
Radiology
Extroverted–Intuitive–Feeling–Perceptive (ENFP)
Extroverted–Intuitive–Thinking –Judging (ENTJ)
Psychiatry
Neurology
Dermatology
Cardiology
Otolaryngology
Urology
Psychiatry
Thoracic surgery
Pediatrics
Internal medicine
Source: Data adapted from: McCaulley, M.H. The Myers Longitudinal Medical Study (Monograph II). Gainesville, Fla: Center for Applications of Psychological Type; 1977.
Atau kamu juga dapat mengakses situs ini http://www.smbs.buffalo.edu/RESIDENT/CareerCounseling/main_menu.htm atau   http://www.med-ed.virginia.edu/specialties .  Situs ini memberikan kamu beberapa pertanyaan atau kuesioner  dan melakukan penilaian secara langsung tentang spesialisasi apa yang cocok untuk kamu. 

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

mampir comment dulu sodara..