Popular

Sabtu, 04 Mei 2013

KESEDERHANAAN HIDUP

Kisah ini adalah salah satu pelajaran hidup yang luar biasa, ditengah kemewahan dunia dan persaingan hidup yang begitu ketat, saya tercegang.. apakah filosofi hidup itu sebenarnya.
Dan hari ini, saya benar benar melihat, diantara berjuta-juta manusia, saya melihat satu diantara banyak manusia, seorang yang begitu teduh dan penuh kesederhanaan..


Air mataku menetes begitu saja, dan teman-teman seruangan pun tersentak kaget melihatku menangis tersedu-sedu, 
ada apa (?) bukankah ujiannya terlewat dengan tanpa cacat sedikit pun (?) alias tidak ujian..
Yah, saya tidak ujian, melainkan langsung diberikan nilai oleh seorang bapak dosen yang begitu teduh itu.
dengan jalannya yang pelan dan patah-patah sambil memegang dinding sebagai pijak tumpuannya, dia adalah penguji ujianku di bagian ikm-ikk, dia datang mengujiku di fakultas dengan keadaan yang boleh saya bilang tidak pantas untuk datang karena keadaannya yang masih sakit. Yah, bapak dosen itu baru saja keluar dari rumah sakit setelah dia menderita sakit vertigo. Jalannya yang pelan dan patah-patah dan masih berpijak di dinding adalah tanda bahwa dia masih perlu istirahat. 
Tetapi,
Oleh seorang yang sangat menghormati dan menghargai koasnya, dia pun berkesempatan datang, dengan raut wajah yang cerah dan penuh senyum itu, saya  tergugu, menatap lamat-lamat bapak dosen ini, 
ternyata masih ada seorang dokter sekaligus dosen yang seperti ini...
saya pun menemaninya berjalan pulang sampai menaiki mobilnya, sepanjang menemaninya berjalan saya mengajaknya bercerita, dan bapak dosen itu menjawab dengan sangat ramah dan bersahabat, saya merasa sangat senang.
Ketika saya mengantarkan bapak dosen itu di mobilnya, begitu kagetnya saya, 
mobil yang bermerek daihatzu berwarna biru yang modelnya sudah sangat kuno ternyata kepunyaan seorang bapak dosen ini, dia pun tersenyum dengan mengatakan "itu mobil saya, mobil 5000 tahun lalu
saya pun mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya pada beliau sebelum perpisahan.


Saya pun meneteskan air mata
saya benar-benar terharu dengan beliau, beliau adalah manusia yang sangat-sangat mensyukuri hidupnya, bukankah beliau adalah guru besar, yang sangat mungkin memiliki mobil mewah dari mobil kuno itu, dari sini saya melihat tentang kesederhanaan hidup, bahwa hidup itu harus menerima, hidup itu harus mensyukuri....biarpun orang di luar sana bermewah-mewah tapi dengan apa yang ada saat ini adalah suatu bentuk kesyukuran, Yah, saya sangat kagum dengan beliau, dengan ketulusan dan kesederhaan itu saya menangis, entah.......saya tidak bisa jika tidak mengeluarkan air mata dengan apa yang saya lihat dalam kenyataan ini...Ya Rabb semoga Engkau memberikan beliau kepanjangan umur, sehatkanlah dia, luaskan rejekinya, dan selamatkanlah dia..dunia dan akhirat..amin
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

mampir comment dulu sodara..